CARI SINOPSIS

SINOPSIS Gangaa SCTV Episode 8


Akhirnya Ganga pulang ke rumah dengan Niranjan dan Raghav ji. Ada Seorang pria yang menyapa Niranjan. Dia telah menyimpan tanda -tanda pada beberapa kertas. Niranjan pun mengatakan Raghav ji segera bawa masuk Ganga ke dalam.

Saat Ganga masuk kedalam Amma dan semua orang terkejut melihat Ganga. Sagar pun lega tapi dia marah. Pembantu itu pun bertanya kepada Raghav ji kenapa Ganga berusaha untuk meninggalkan rumah ini?. Sagar juga ikut bertanya Ganga apakah kau akan lari lagi?. Amma ji pun menyela dia. Amma ji juga menyuruh pembantu itu untuk memeriksa Ganga karena Liontin madhvi hilang mungkin dia yang mengambilnya.

Raghav ji pun mengatakan, tidak mungkin Ganga mengambil Liontin itu, tapi Amma ji tetap  menuduh Ganga yang mengambilnya. Pembantu itu pun memeriksa Ganga. Maharaj ji mengulangi kata-kata Ganga dan bahkan menyebutnya pencuri. 

Pembantu itu tidak menemukan apa-apa di baju Ganga. Dia mungkin sudah menjualnya. Kau sangat cerdas Ganga. Raghav ji mencoba untuk mengatakan sesuatu tapi Amma ji menghentikannya. Dia mengatakan madhvi meminta Ganga mencari liontin nya. Namun Madhvi bicara dengan sopan saat meminta kepada Ganga tentang liontin itu.

Dan Niranjan pun masuk. Sagar mengatakan kepadanya bahwa semua orang berpikir bahwa Ganga telah mencuri liontin ibu. Niranjan pun kaget mendengarnya. Saat Pembantu itu memeriksa nya juga tapi dia tidak menemukan apa pun. Niranjan pun langsung menegur orang-orang yang ada di situ. Dapatkah kau lihat kondisinya sekarang? Dia sekarang sedang sedih. 

Tadi pagi kita bertanya padanya tentang keberadaannya, tiba sudah ada kalian semua yang menuduh dia mencuri, dimana letak hati kalian? Tadi pagi Dia pergi karena dia akan mengikuti upacara terakhir kalinya untuk ayahnya. Saat itu Amma ji melihat tangan Ganga bekas memegang (abu) di tangannya. kau dapat memeriksa dia sekali lagi jika kau inginkan, tetapi kau tidak akan menemukan apa-apa kecuali rasa sakit yang dia punya setelah kehilangan ayahnya. 

Dia pun memberikan abu kepada Ganga. Kita harus mandi setelah melakukan upacara terakhir untuk orang yang meninggal.Mereka semua pun melihat Ganga sedih.

Saat itu Teman Pulkit memanggil dia dari bawah untuk meminjam beberapa CD. Pulkit pun memberinya CD. Tapi dia melihat Sagar sedang sedih. Sepertinya Sagar merasa buruk karena melihat mainannya yaitu (Ganga). Saya merasa benar-benar buruk untuknya. Pulkit pun mengangguk. Dia telah merasakan kehidupan pahit maupun manis yang begitu banyak. 

Dia akan merasa begitu buruk. Tapi Dadi tak pernah mengerti apa-apa. Madhvi pun mengatakan itu semua terjadi karena liontin saya. Dadi tidak akan curiga dengan Ganga jika liontin aku tidak hilang. Ini semua salahku. Seharusnya aku diam. Pulkit pun memberi saran. kau tidak bersalah. Jangan menyalahkan diri sendiri. Madhvi merasa bersalah karena Ganga sudah dituduh oleh semua orang.ternyata  Ganga pergi itu hanya melakukan upacara terakhir untuk ayahnya tapi kami hanya menuduh dia yang bukan-bukan. Sagar juga hingga bertanya-tanya mengapa Ganga sedih.

Ketika itu Ganga sedang berdiri di teras, yang sedang memegang Kalash di tangannya saat ia berada di sungai. Sagar pun datang ke sana mendekati Ganga. Apa yang kau lakukan sendirian di sini? Ayo mulai. Dia pun turun. Saya tidak merasa seperti itu ko ujar Ganga. aku tahu bahwa kau sedang sedih karna kau tidak memiliki siapa-siapa lagi kan?. Tapi bagaimana kau bisa sendirian ketika saya dengan kau ada disini? Ganga pun menatapnya. Sagar juga langsung memberinya permen lolipop. Dia tersenyum setelah makan itu. Sagar sangat senang melihat Ganga bahagia.

Saat Ganga tidur dia telah memegang gelang yang dibelikan ayahnya. Keesokan paginya, seseorang sedang berkumur-kumur. Ganga pun bangun dan berpikir bahwa itu adalah ayahnya, saat di lihat ternyata itu adalah Maharaj ji. Dia mengerti bahwa dia telah kehilangan ayah nya. Dia pun menggelengkan kepala nya. Maharaj ji pun melihat Kalash disamping bantalnya Ganga. Dan dia mengambil di tempat tidur nya. 

Dia mengatakan, kau harus melakukannya sendiri mulai dari besok dan seterusnya. Dia pun membereskan gelang itu dan mulai melipat selimut untuk membantunya dan sementara Maharaj ji masih berbicara. 

Madhvi pun segera bangun dan membangunkan Sagar karena dia akan terlambat sekolah. Pagi-pagi itu, Pembantu itu telah memberikan teh hangat kepada Niranjan. Madhvi mengatakan Maharaj ji kau harus segera mengatur meja karena Amma ji harus kembali setelah Ganga sudah kembali kesini. Setelah sudah di atur mejanya,Amma ji pun saat itu kembali ke tempat itu. 

Saat itu Sagar menyapa Dadi nya. Dia juga memberinya batashe. saat itu juga Sagar  melihat Ganga. Dan untuk Ganga mana? Amma ji pun memanggil Ganga. Dia akan memberikan itu padanya, tapi Ganga belum mandi. Kata Amma ji ,Saya akan memberikan mu ini setelah kau selesai mandi. Eh Apakah kau memiliki pakaian untuk sehari-hari? Ganga pun menggeleng. Amma ji juga mengambilkan pakaian yang cocok untuk Ganga. 
Amma ji pun menyuruh Ganga untuk berdiri di luar pintu kamarnya saja. Dia menemukan sebuah dhoti putih dan memberikannya kepada Ganga. Ini adalah rumah Brahmana. Seorang Janda harus memiliki banyak kesabaran. Hidup mereka, kebiasaan makan semua yang harus diikuti secara ketat sesuai aturan. Mereka tidak bisa makan setelah matahari terbenam. 

Hal ini tertulis dalam kitab suci ujar Amma ji yang memberi nasihat kepada Ganga. Ganga pun mengangguk. Amma ji bertanya padanya, apakah kau benar-benar memahami itu atau hanya menggelengkan kepala tapi tidak tahu?. Ganga pun menjawab dengan aku mampu memahami sedikit, tidak semuanya. Amma ji merasa itu adalah seperti memukul kepala kau dengan batu. Pergi sana  dan lekas mandi. 

Ketika itu Madhvi sedang memperingati hari ulang tahun kepada Niranjan. dia berkata, Niranjan kau tahu tidak bahwa hari ini adalah ulang tahun bibi kita dan juga cucunya minggu depan. Kado apa ya yang cocok untuknya? Namun saat itu Niranjan sedang berbicara dengan Raghav ji di telepon. 

Dia hanya memberikan uang untuk membelikan kado itu, namun madhvi  menolaknya. Dia mengatakan, aku  tidak memiliki inisiatif untuk memberikan hadiah itu. Saya tidak yakin apakah saya bisa datang dengan kau. Madhvi pun menjawab ,Apa gunanya pergi sendirian? Tetapi Niranjan tidak merasa nyaman dengan semua kerabat di sekitarnya. BACA SELANJUTNYA || SINOPSIS Gangaa SCTV Episode 9