CARI SINOPSIS

SINOPSIS Gangaa SCTV Episode 12


Pada suatu hari Niranjan sedang marah kepada Ganga. Niranjan mengatakan, saya membuat kesalahan yang sangat besar dengan menyuruh kamu menjaga rumah ini. Judul lagu sedih memainkan. Ganga sangat patah hati. Saya menyesali keputusan saya untuk pertama kalinya dalam hidup. Saya bertanya-tanya mengapa saya melakukan apa yang saya lakukan! Sagar berdiri di sana dengan kepala tertunduk. Ganga pun menangis. Saat itu Madhvi menyuruh Sagar segera masuk kamarnya untuk ganti pakaian. 
ketika itu Prabha berikut Amma ji ke kamarnya. Aku belum pernah melihat Niranjan marah sebesar in. Amma ji pun masih tak percaya bahwa seorang gadis kecil bisa turun dari teras. Saya telah mengatakan kepadanya untuk tidak pergi keluar rumah tapi dia tidak bisa tinggal di rumah. Prabha masih terasa bahwa Ganga tidak berdosa dan tidak bersalah. Dan ada Pembantu membawa teh dan biskuit untuk Amma ji. Namun Amma ji memerintahkan pembantu itu untuk membawa beberapa makanan ringan yang lebih untuk Prabha. Sekarang kau harus membantu saya dalam menyingkirkan Ganga. Hari ini Ganga masih selamat tapi tunggu tanggal mainnya, ujar Amma ji. Aku yakin Gadis itu akan pergi. kita harus mengambil beberapa tindakan cepat. Saat pembicaraan antara Amma ji dan Prabha ternyata Ganga sengaja mendengarkan obrolan mereka dari kejauhan dan merasa sedih.

saat itu juga Maharaj ji dan pembantu sedang membicarakan tentan pencuri yang telah masuk ke rumah ini. Apakah kau tau jika pencuri telah masuk maharaj ji? Bagaimana jika ia datang dan melukai / membunuh seseorang? Maharaj ji mengatakan, mengapa kau khawatir dengan apa yang belum terjadi. Pembantu itu pun menjawab, biasanya jika pencuri ketahuan dia langsung main bunuh saja. Untung saja hari ini tidak ada yang hilang dan tidak ada yang mati karena pencuri itu, memang sepertinya benar apa yang dikatakan Niranjan Ganga tidak layak untuk tinggal disini, ujar pembantu itu. Ini akan menjadi ribut besar jika gadis itu benar-benar pergi dari rumah ini.

Saat mendengar pembicaraan Amma ji dan Prabha akhirnya Ganga melarikan diri dan bertabrakan dengan Yash. Piringnya jatuh di lantai dan berserakan makanan. Dia menatapnya dengan marah. Yash mengatakan, Mengapa kau menyelamatkannya? Tapi aku sudah tahu segalanya. Sagarkah yang menyuruh kamu pergi ke sekolah kan? Dan membawakan kriket itu untuk bermain di sekolah? Aku tahu karena ketika tadi sekolah aku tidak melihat dia di sekolah setelah istirahat. Saat ini kamu dimarahi tanpa alasan. Seharusnya kamu harus mengatakan yang sebenarnya. Ganga mengatakan, Sagar adalah teman saya. Aku tidak akan pernah mengeluh terhadap dirinya kepada siapa pun. Yash menjawab, jika Sagar adalah teman baik mu kenapa dia tidak membela kau di depan ayah ibunya dan keluarganya ? Dialah yang seharusnya menerima kesalahannya. 

ketika itu sagar sedang bermain namun pulkit menarik dia kedalam kamar. Katakan sekarang ini apakah kau yang menyuruh dia keluar?. Dia pulang terlebih dahulu dan kemudian kau masuk?. Sagar menjawab, kebetulan saja aku pulang sekolah dia masuk. Pulkit bertanya tentang tasnya. Apakah kamu pergi ke sekolah tanpa tas? Katakan padaku apa pun itu atau saya akan memberitahu segalanya kepada Papa. Sagar pun mengaku dan menceritakannya. Pulkit pun marah kepada Sagar karena dia tidak mengikuti pelajaran. Namun  Sagar meminta Pulkit untuk tidak memberitahu hal ini kepada siapapun. Aku tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi ujar Sagar. Pulkit menjelaskan tentang Ganga kepadanya. Ganga tidak bersalah. Kau yang salah. Dia mendengarkan segala sesuatu yang kau katakan. Dia bahkan bermain dengan kau. Dia dimarahi hari ini karena kau, dan dia benar-benar menyelamatkan kamu.  Jika kau yang di marahi pasti kau tidak cukup kuat untuk menerima kesalahan kamu sendiri! Akhirnya Ganga dihukum karena kesalahan kau Sagar. Saya harap kau akan berbicara dengannya baik kepadanya.

saat itu Ganga berpikir tentang kata-kata Niranjan. Dia juga teringat dengan perkataan ayahnya saat ayahnya menceritakan kekuatan hidup. Dia memegang kedua tangannya bersama-sama dan melihat langit dan Sagar pun datang ke sana. Saat itu Sagar tahu bahwa dia marah dengan dia. Sagar berkata, Apakah kau merasa sangat sedih? Ganga khawatir tentang kemarahan Niranjan ini. Sagar meyakinkan Ganga bahwa semua orang akan baik-baik saja ketika pagi nanti. Ganga tahu bahwa Babu sangat marah padanya. Dia tidak pernah memarahi saya sebelumnya, tetapi dia tampak benar-benar marah hari ini. Dia mengatakan bahwa dia membuat kesalahan yang sangat besar dengan membawa saya ke rumah ini. Sagar pun merasa benar-benar kasihan kepada Ganga.

Keesokan paginya, semua orang  sedang makan sarapan. Kelihatannya Niranjan sedang membaca suatu surat. Namun Maharaj ji bergumam di dapur tentang pekerjaan. Pembantu itu telah mulai datang terlambat hari ini. saat itu Ganga melihat Niranjan. Dia bertanya Maharaj ji apakah aku bisa mengantarkan teh ini pada Niranjan?. Dia pun memberikan itu padanya. Pulkit dan Sagar saat itu melihat Ganga dan kemudian dia langsung berbalik badan karena mereka melihat ayahnya. Saat itu Ganga meletakan cangkir itu di atas meja namun Niranjan tidak menghiraukannya dan tetap serius melihat surat-surat. Sagar pun memberitahu ayahnya bahwa Ganga telah membawakan teh untuknya. Niranjan dan Raghav ji pun langsung pergi dan tidak mengatakan apa-apa kepada Ganga. Ganga berdiri di sana sedih  dan sakit hati.

saat itu Prabha membawakan majalah untuk Madhvi. Madhvi pun mengucapkan terima kasih padanya. Amma ji bertanya, kenapa kau berikan majalah itu padanya. Prabha mengatakan, majalah itu hanya alasan saja. Saya datang ke sini untuk berbicara dengan kau saja. Dan saat itu Mereka berdua melihat Ganga sedang menyapu Prabha bertanya apakah kau sering melihat dia bekerja dirumah ini?. Amma ji mengatakan, aku tidak pernah melihat Ganga melakukan apa-apa dirumah ini. Prabha mengetahui bahwa seorang gadis, terutama gadis desa,dia tahu bagaimana untuk melakukan pekerjaan rumah. Jika kecelakaan ini tidak akan terjadi maka dia akan berada di mertuanya sekarang ini.  Namun Niranjan telah membawanya ke sini dan Didi sudah menganggap dia seperti seorang putri, tapi sekarang dia sudah tidak dianggap lagi.

dan Prabha menghampiri Ganga karena dia akan berbicara dengan Ganga. Didi saya dan Niranjan benar-benar baik sehingga mereka telah terus menyuruh kau di sini dengan rasa cinta mereka padamu. Apakah kau tidak merasa kasih sayang mereka ? Saya mendengar bahwa kau berbicara tentang dirimu, katanya kau tidak akan mengemis atau menerima belas kasihan dari siapa pun. Seharusny kau sadar bahwa tidak ada yang baik seperti Niranjan. Jika kau ingin tinggal di rumah ini dengan harga diri dan tidak ingin kena marah makanya kau harus nurut kepada siapapun. Ganga pun meminta saran kepada Prabha. Prabha menjelaskan bahwa kau harus bisa bekerja dirumah ini seperti pembantu / Maharaj ji. Ini akan memberikan ketenangan dan membuat Amma ji senang juga. Ganga bertanya tentang Babu. Prabha mengatakan ia akan benar-benar bahagia. Dia bangga dan akan mengatakan bahwa Ganga telah bekerja dirumah ini. Ganga pun tersenyum.

Prabha pun berdiri disampingnya sementara Ganga sedang mencuci pakaian. Dan Amma ji pun melihatnya dari jauh. Pembantu itu mengatakan kepada Prabha agar Ganga tidak disruh yang berat-berat. Dia tidak akan mampu melakukannya. prabha mengatakan, = dia hanya mencuci pakaiannya saka. Apa masalah kau dengan itu? Amma ji bertanya padanya apakah kau telah belajar sesuatu di rumah atau tidak?. Ganga pun menegaskan. Bappa saya telah mengajarkan saya semuanya. Saya akan melakukan semuanya. Prabha pun menghargai dia. Bagaimana lagi kau akan belajar jika kau tidak melakukannya!. Pembantu itu pun memahami semuanya. dia memberikan lagi yang banyak pakaian untuk Ganga agar di cucinya. Prabha pun menyuruh pembantu agar dia memijitnya. Pembantu itu tidak memiliki pilihan lain dan akhirnya dia memijitkannya. Kelihatannya Ganga terus mencuci pakaian. BACA SELANJUTNYA || SINOPSIS Gangaa SCTV Episode 13